4 Tanda Sealant pada Celah dan Sudut Bidang Harus Segera Diganti
vecteezy solerieunicolas

4 Tanda Sealant pada Celah dan Sudut Bidang Harus Segera Diganti

Ada empat tanda sealant pada celah dan sudut bidang harus segera diganti.

Segera ganti dengan selant baru, jika ada salah satu dari empat tanda ini pada sudut dan celah bidang objek atau bangunan.

Jika kamu perhatikan ada celah dintara sudut bidang yang ditutup rapat memanjang, itu artinya telah diaplikasikan dengan sealant.

Meski demikian, tak jarang kita lihat hasil aplikasi sealant tidak sebaik atau sebagus dari yang dikira.

Fungsi utama produk sealant yaitu untuk menutup celah dan sudut diantara bidang konstruksi, baik objek tertentu maupun bangunan.

Pemandangan umum hasil aplikasi sealant dapat dilihat diantara celah dan sudut kaca, baik jendela maupun panel atau partisi kaca.

Produk sealant juga ada variasi warna, termasuk warna bening atau transparan, sesuai kebutuhan yang diinginkan.

Adapun empat ciri atau tanda hasil aplikasi sealant pada celah dan sudut bidang tersebut yang herus segera diganti yaitu:

1. Warna Sealant Memudar

Biasanya berlaku untuk sealant berwarna, tampak kusam dan tidak cerah, sudah tidak sesuai atau selaras dengan warna bidang nya sendiri.

2. Sealant Berjamur dan Berwanra Hitam

Tanda ini yang paling kita temui, terutama pada area lembap yang sering terkena air, seperti wastafel dan kamar mandi.

3. Sealant Retak atau Lepas dari Permukaan

Biasanya sering kita temui sealant retak terbelah dua atau ujung sealant lepas, sehingga jika dibiarkan akan lepas total dari sudut dan celah bidang.

4. Debu dan Air Masuk ke Dalam Celah dan Sudut Bidang

Meski hasil aplikasi sealant terlihat masih menempel, namun debu atau kotoran dan air yang bisa tembus, patut dipertanyakan hasil aplikasi sealant tersebut.

Lantas, apa yang menyebabkan empat tanda tersebut terjadi? Berikut adalah dua hal yang wajib diperhatikan.

1. Pemilihan Selant yang Tidak Tepat

Dari sekian banyak jenis sealant yang beredar di pasaran, penting kita ketahui kebutuhan aplikasi sealant terhadap permukaan bidang.

Lingkungan sekitar seperti posisi di dalam atau luar bangunan, suhu dan iklim setempat, hingga berkenaan dengan aktivitas sehari-hari perlu dipertimbangkan.

Material dan ukuran atau berapa besar bidang pun tak kalah penting nya terhadap jenis sealant yang akan dipakai.

Misalnya, sealant berbahan silicone jenis netral lebih aman terhadap berbagai jenis material dan tahan terhadap cuaca daripada silicone acetic atau asam.

Sedangkan sealant berbahan akrilik cocok untuk aplikasi ringan dengan skala kecil, cocok untuk area kering dan tidak lembap.

Lain halnya dengan sealant berbahan polyurethane yang cocok untuk menambal permukaan beton, keramik, plafon, atau material kayu.

2. Metode Aplikasi Selaant

Perlu untuk melakukan aplikasi sealant melalui metode yang benar dan bertahap.

Saat ingin ganti sealant, wajib untuk melepaskan semua sealant lama tanpa ada bekas sedikit pun.

Cara paling ampuh, dengan menggunakan sekrap atau kape khusus sealant atau biasa disebut Scraper Silicone Grout Caulk. Setelahnya, bersihkan dengan lap kering.

Gunakan masking tape atau selotip kertas agar kerapihan sebelah kanan dan kiri saat aplikasi terjaga.

Khusu terhadap celah bidang ACP atau Aluminium Composite Panel, pakai backer rod sebelum aplikasi selant.

Sebelum aplikasi, pastikan corong sealant dibuka dengan lebar sebesar enam milimeter, agar pas dengan celah dan sudut bidang.

Itulah empat tanda sealant pada celah dan sudut bidang harus segera diganti agar lebih tahan lama.

Leave a Reply

×