Blog

Plus Minus Material GRC untuk Bangunan

Ada plus minus atau keunggulan dan kelemahan akan material GRC untuk sebuah bangunan.

Bahan material GRC pada sebuah bangunan, ternyata memiliki unsur plus minus yang perlu diketahui.

Biassanya material GRC untuk bangunan dipakai sebagai plafon atau langit-langit, atau juga dinding partisi yang bersifat temporer.

Selain itu, material GRC juga dipakai untuk pelapis dinding, serta elemen dekorasi baik interior maupun eksterior.

Sebagai pengenalan, material GRC terdiri dari olahan semen dan serat kaca melalui proses cetakan biaanya berupa lembaran tebal sesuai dengan bentuk yang diinginkkan.

Setiap material bangunan pasti memiliki plus minus, termasuk penggunaan GRC untuk era modern saat ini.

Hal paling mendasar untuk nilai plus material GRC pada bangunan yaitu bentuk yang solid, serta ketahanan kokoh.

Nilai plus material GRC lainnya yaitu bobot yang ringan meskipun sekilas tampilan nya menyerupai permukaan beton.

Selain itu, nilai plus material GRC pada bangunan meliputi ketahanan terhadap air dan kelembapan serta panas api, sehingga tahan jamur terutama untuk area basah, termasuk tahan cuaca.

Tapi dibalik sejumlah keunggulan material GRC untuk bangunan, terdapat pula sejumlah kelemahan alias nilai minus nya.

Bentuk yang kuat tapi kaku, kurang fleksibel untuk mengejar estetika desain pada bangunan, sehingga memiliki keterbatasan akan hal yang cenderung dekoratif.

Mirip dengan material gypsum, material GRC juga butuh kerangka yang lebih kokoh dan kuat karena bobot yang lebih berat.

Terakhir dan paling penting, perlu diperhatikan sambungan antar unit GRC setelah pemasangan.

Guna menjaga sekaligus merawat material GRC ini, celah nya perlu diisikan dengan sealant berbahan silicone atau polyurethane dari IKASEAL atau IKA Glazing.

Perlu juga untuk perlindungan maksimal terlebih area eksterior, material GRC pada bangunan ini, baik sambungan, siku, serta permukaan, dilapisi waterproofing terbaik.

IKASEAL Durapruf sebagai waterproofing pelapis anti bocor berkualitas, mampu menutupi retak rambut serta celah kecil, tahan genangan air, serta tahan lama lebih dari sepuluh tahun.

Jadi, penggunaan material GRC untuk bangunan apalagi area eksterior, sangat disarankan menggunakan proteksi ideal seperti sealant dan waterproofing.

Itulah plus minus material GRC untuk sebuah bangunan.

admin

Recent Posts

IKA Glazing No Nails: Lem Konstruksi Serbaguna

IKA Glazing No Nails adalah produk lem konstruksi serbaguna.Produk baru lem konstruksi serbaguna yaitu IKA…

2 weeks ago

Waterproofing Bukan Sekadar Cegah Bocor tapi Untuk Perawatan Jangka Panjang

Wateproofing bukan sekadar cegah bocor tapi untuk perawatan jangka panjang.Perawatan jangka panjang merupakan target yang…

4 weeks ago

IKA Glazing Bathroom & Kitchen: Sealant Spesialis Area Lembap Kamar Mandi dan Dapur

IKA Glazing Bathroom & Kitchen, sealant spesialis area lembap untuk kamar mandi dan dapur.Produk sealant…

1 month ago

IKA Glazing Sanitary: Sealant Berkualitas Anti Jamur dan Bakteri

IKA Glazing Sanitary adalah produk sealant berkualitas anti jamur dan bakteri.Produk sealant berkualitas anti jamur…

2 months ago

5 Alasan Mengapa Bangunan Wajib Mendapatkan Perawatan Maksimal

Ada lima alasan mengapa bangunan wajib mendapatkan perawatan maksimal.Sebuah bangunan memiliki peran vital untuk melindungi…

3 months ago

Sealant Berbahan Acrylic Cocok Untuk Kebutuhan Interior Bangunan

Produk sealant berbahan acrylic atau akrilik itu cocok untuk kebutuhan interior bangunan.Untuk kebutuhan ringan dengan…

3 months ago