Blog

Kenali Perbedaan Sealant Netral dan Sealant Asam: Jangan Salah Pakai

Kenali perbedaan sealant netral dan sealant asam, berdasarkan fungsi dan tujuan pemakaian.

Jangan salah pakai antara sealant netral dan sealant asam, ada perbedaan mendasar dan dampak aplikasi nya.

Begitu banyak produk sealant yang beredar di pasaran, termasuk jenis sealant netral atau neutral dan sealant asam atau acetic.

Fungsi utama produk sealant sebagai penutup celah diantara kedua bidang, selain sebagai perekat dan penyambung.

Dua jenis sealant yaitu sealant netral dan sealant asam, berbahan dasar silicone yang umum beredar di pasaran.

Selain sebagai produk impor, sealant juga diproduksi dalam negeri dengan perbedaan harga jual yang bersaing.

Kedua produk sealant tersebut biasanya merupakan produk lokal, sedangkan sealant impor kebanyakan adalah sealant netral.

Secara kualitas, produk sealant netral lebih baik daripada sealant asam, terutama dari sisi ketahanan jangka panjang.

Produk sealant netral bisa diaplikasikan pada area interior maupun eksterior.

Ketahanan terhadap sinar UV matahari, genangan air, daya rekat tinggi, serta durabilitas tinggi menjadi keunggulan sealant netral.

Kategori sealant netral biasanya terbagi dalam dua jenis khusus, yaitu construction sealant dan multi purpose sealant.

Produk construction sealant ditujukan bagi keperluan proyek konstruksi untuk infrastruktur seperti sipil dan bangunan.

Secara spesifik, construction sealant terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu structural sealant, weatherseal, serta insulating glass sealant.

Sedangkan pemakaian multi purpose sealant ditujukan bagi pasar ritel atau individu, untuk aplikasi konstruksi kecil atau ringan.

Produk sealant asam atau acetic digunakan untuk keperluan ritel atau individu, sama halnya dengan multi purpose sealant.

Pemakaian sealant asam lebih sensitif dibandingkan sealant netral, karena mengandung senyawa yang bersifat korosif.

Tidak semua material kompatibel dengan sealant asam, hindari aplikasi terhadap cermin dan objek sensitif terhadap korosi.

Kayu, plastik jenis tertentu, serta logam yang dicat, sebaiknya pakai sealant netral untuk mencegah kerusakan pada material itu sendiri.

Bau asam menyengat, serta sensitivitas terhadap sinar UV dan cuaca menjadi pertimbangan tersendiri untuk memakai sealant asam.

Kelebihan sealant asam dibandingkan sealant netral yaitu proses pengeringan menyeluruh atau curing yang lebih cepat dalam hitungan jam.

Pakailah sealant sesuai kebutuhan, baik dari fungsi, kualitas, lingkungan, serta aspek ekonomi.

Itulah perbedaan antara produk sealant netral dan sealant asam, jangan salah pakai apalagi dalam skala besar.

admin

Recent Posts

5 Alasan Mengapa Bangunan Wajib Mendapatkan Perawatan Maksimal

Ada lima alasan mengapa bangunan wajib mendapatkan perawatan maksimal.Sebuah bangunan memiliki peran vital untuk melindungi…

1 week ago

Sealant Berbahan Acrylic Cocok Untuk Kebutuhan Interior Bangunan

Produk sealant berbahan acrylic atau akrilik itu cocok untuk kebutuhan interior bangunan.Untuk kebutuhan ringan dengan…

3 weeks ago

Tren Fasad Bangunan 2026 Meliputi Apa Saja?

Tren fasad bangunan pada tahun 2026 ini meliputi apa saja? Berikut penjelasan nya. Tahun 2026…

1 month ago

IKASEAL 999SG: Sealant Spesialis Insulasi Kaca Gedung

Produk IKASEAL 999SG yaitu sealant spesialis untuk insulasi kaca gedung.Perekat dan penutup celah pada insulasi…

2 months ago

IKASEAL Durapruf Satu-satunya Pelapis Anti Bocor Bisa untuk Berbagai Permukaan Material Bangunan

IKASEAL Durapruf adalah satu-satunya pelapis anti bocor yang bisa untuk berbagai permukaan material bangunan.Produk pelapis…

2 months ago

Curah Hujan Tinggi IKASEAL Durapruf Mampu Tahan Bocor Akibat Genangan Air

Curah hujan masih tinggi, hanya produk IKASEAL Durapruf yang mampu tahan bocor akibat genangan air.Cat…

4 months ago